A. Hirarki data

Menurut Kadir (2003), secara tradisional data diorganisasikan ke dalam suatu hirarki yang terdiri atas elemen data, rekaman (record) dan berkas (file).

  1. Elemen data

Elemen data adalah satuan data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. Pada data kepegawaian, elemen data dapat berupa nama pegawai, alamat, kota tempat tinggal, dan atribut lain yang menyangkut seorang pegawai.

  1. Rekaman (record)

Rekaman adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama alamat, kota dan tanggal lahir seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekaman. Menurut Sismoro dan Iskandar (2004), record adalah struktur data yang tersusun atas elemen-elemen yang jumlahnya tertentu dan tipe data elemennya dapat berbeda-beda.

  1. Berkas (file)

Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang berkaitan dengan suatu subjek.

B. Pemrosesan : batch, online, real time

Menurut Rama dan Jones (2008), batch, online, real time adalah sebagai berikut :

  1. Batch, yaitu sekelompok dokumen kejadian atau record yang menunggu pencatatan, pembaruan atau pemrosesan lainnya.
  2. Online, yaitu alat yang aktif dan terhubung dengan komputer. Biasanya monitor, keyboard dan hard disk dipasang online ketika komputer menyala.
  3. Real time, yaitu suatu sistem dimana kejadian dicatat segera setelah terjadi, dan field ringkasan di tabel induk terkait segera diperbaharui.

Menurut Suyanto (2005) batch, online, real time adalah :

  1. Batch,yaitu suatu pengolahan data dimana data dikumpulkan dalam kelompok-kelompok yang agak besar sebelum dimasukkan sebagai input dalam komputeruntuk periode tertentu kemudian baru dilakukan pengolahan data yang klasik.
  2. Online, adalah pengolahan data yang dilaksanakan oleh peralatan yang secara langsung dikontrol oleh CPU. Pada pengolahan ini dalam banyak hal masih diperlukan peralatan tambahan untuk data yang dikirim dan diolah, yaitu Magnetic Tape Unit dan Disc Storage Device dan lainnya.
  3. Real time, adalah pengolahan data yang berjalan secara parallel dengan proses fisik sehingga hasil dari pengolahan data itu muncul secara berurutan.

C. Penyimpanan (Direct Access Storage Device dan Sequantial Access Storage Device)

Menurut Gaol (2008), Penyimpanan akses langsung (Direct Access Storage Device) adalah suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan catatan-catatan ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. Direct Access Storage Device memiliki mekanisme membaca dan menulis yang dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam media penyimpanan. Menurut Ukar (2006), dalam pengambilan data tertentu tidak perlu dicari dari awal, tetapi bisa langsung ke data yang dituju. Oleh karena itu, prosesnya lebih cepat.

Menurut Anonim (2015), Sequantial Access Storage Device adalah metode mengambil data dari perangkat penyimpanan. Dengan akses sekuensial, perangkat harus bergerak melalui semua informasi sampai ke lokasi di mana ia mencoba untuk membaca atau menulis. Metode ini sering dikontraskan dengan akses random, di mana perangkat mungkin bergerak langsung ke lokasi tertentu di memori. Berdasarkan penjelasan Sulianta (2008),Sequantial Access Storage Device prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal.

D. Cara Kerja Software Pengolah Database

  1. SQL

Menurut Nugroho (2010), berkaitan dengan modus otentikasi, kemungkinan informasi yang paling krusial dalam keseluruhan proses instalasi dan juga keputusan yang paling penting yang harus dilakukan adalah menentukan modus otentikasi yang akan diterapkan. Salah satu contoh modus otentikasi adalah Windows authentication mode.

Sebagai gambaran untuk penggunaak Windows authentication selanjutnya akan dibahas bagaimana caranya membuat akun pengguna khusus untuk penggunaan SQL server.

  • Pastikan masuk ke komputer sebagai administrator
  • Pilih menu Start → Control Panel, kemudian pilih User Accounts
  • Pilih Create New Account dan masukkan nama untuk akun yang baru
  • Klik tombol Next
  • Patikan tipe akun Computer Administrator, yang mana hal ini berarti akun yyang baru memiliki hak sebagai administrator
  • Klik tombol Create Account
  • Ulangi langkah-langkah di atas dengan nama tertentu, tetapi pastikan bahwa tipe akunnya Limited
  • Log off dari komputer , kemudian log in sebagai SQL Server
  • Pilih menu Start → All Programs → Ms SQL Server 2008 → SQL Server Management Studio
  • Cobalah lakukan koneksi atas nama SQL Server
  • Logg off dari komputer dan kemudian login sebagai SQL Server Admin
  • Pilih menu Start → All Programs → Ms SQL Server 2008 → SQL Server Management Studio
  • Cobalah lakukan koneksi atas nama SQL Server Admin. Apa yang terjadi? Diterima! Mengapa? Karena SQL Server Admin memiliki hak akses administrator.
  1. ORACLE

Menurut Budiharto dan Rahardi (2005) , pengaturan suatu sistem database Oracle yang besar dan server yang banyak diakses merupakan tanggung jawab dari seseorang atau suatu kelompok, yaitu administrator database atau disebut juga DBA. Adapun tugas-tugasnya adalah sebagai berikut :

  • Pendaftaran dan maintenance user
  • Menerapkan dan meningkatkan mutu atau kualitas perkakas aplikasi dan server Oracle yang ada
  • Menciptakan bentuk struktur tempat penyimpanan database utama dan objek utama
  • Pengalokasian sistem penyimpanan dan perencanaan untuk penyimpanan kebutuhan di masa yang akan datang pada sistem database
  • Memodifikasi struktur database
  • Mengendalikan dan monitoring pemakai dalam mengakses database
  • Membackup dan merecover database
  • Memelihara dan merawat keamanan sistem
  • Monitoring dan optimisasi kinerja database
  1. Microsoft Access 2007

Menurut Yoevestian (2007), Microsoft Access merupakan salah satu produk database engine dari Microsoft yang sudah sangat dikenal. Microsoft Access merupakan sebuah database engine yang walaupun sederhana namun dapat diandalkan dan sangat mudah digunakan.

Berikut ini adalah cara membuat database baru pada Microsoft Access 2007, yaitu :

  • Klik pada office button kemudian pilih menu Newaccess
  • Selanjutnya akan tampil sebuah form isian di sebelah kanan antarmuka untuk mengisikan nama databaseaccess2
  • Kemudian klik OK.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. (2015). Sequential access. http://www.computerhope.com/jargon/s/sequacce.htm diakses tanggal 5 November 2015.

Budiharto, W & Rahardi,S. (2005). Aplikasi database oracle 10g dengan VB6/VB.NET. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Gaol, C. J. L. (2008). Sistem informasi manajemen pemahaman dan aplikasi. Jakarta : PT Grasindo.

Kadir, A. (1993). Konsep & tuntunan praktis basis data. Yogyakarta: Andi Offset.

Nugroho, A. (2010). Mengembangkan aplikasi basis data menggunakan C# dan SQL server. Yogyakarta: Andi Offset.

Rama, D.V & Jones, F,I. (2008). Sistem informasi akuntansi: Buku 2. Jakarta: Salemba.

Sismoro, H & Iskandar, K. (2004). Struktur data dan pemrograman dengan pascal. Yogyakarta: Andi Offset.

Sulianta, F. (2008). Komputer forensik. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Suyanto, M. (2005). Pengantar teknologi informasi untuk bisnis. Yogyakarta: Andi Offset.

Ukar, K. (2006). Student guide series pengenalan komputer. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Yoevestian,W. (2007). Mudah menguasai Microsoft Access 2007. Jakarta: Elex Media Komputindo.