Evolusi CBIS

  1. Berpusat pada data (EDP)

Menurut Tunggal (1993), Electronic Data Processing (EDP) adalah pengumpulan, manipulasi dan distribusi fakta berdasarkan alat elektronik, yaitu dengan komputer. Berdasarkan Brail dan Klosterman (2001), pada tahun 1960 awal industri komputer sangat memperhatikan penanganan data. Sistem informasi berbasis komputer yang ditujukan hampir secara eksklusif untuk pengolahan data elektronik, otomatisasi prosedur manual yang ada dan komputerisasi sejumlah data rutin yang sebelumnya disimpan di atas kertas. Tujuan itu meningkatkan operasi rutin dengan memfasilitasi proses transaksi yang efisien, mengintegrasikan data untuk fungsi-fungsi terkait dan menghasilkan ringkasan laporan yang berguna untuk meningkatkan penggunaan sehari-hari.

  1. Berpusat pada Informasi (SIM)

Menurut Umar (2005) konsep SIM (Sistem Informasi Manajemen) menghendaki bahwa aplikasi komputer mampunyai tujuan utama untuk menyajikan informasi manajemen. SIM merupakan suatu sumber daya organisasi yang menyediakan informasi pemecahan masalah bagi kelompok manajer secara umum yang mewakili suatu unit organisasi seperti suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional. Fatta (2007) menjelaskan bahwa SIM adalah sebuah sistem informasi pada level manajemen yang berfungsi untuk membantu perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan dengan menyediakan resume rutin dan laporan-laporan tertentu. SIM mengambil data mentah dari Transaction Processing System (TPS) dan mengubahnya menjadi kumpulan data yang lebih berarti yang dibutuhkan manajer untuk menjalankan tanggung jawabnya.

  1. Berpusat pada Komunikasi (Otomatisasi Kantor)

Nagpal (2000) menjelaskan bahwa Otomatisasi Kantor atau Office Automation (OA) adalah komputer berbasis sistem informasi yang mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mengirimkan pesan elektronik, dokumen, dan bentuk lain dari komunikasi antar individu, kelompok kerja, dan organisasi. Sistem tersebut dapat meningkatkan produktivitas pengguna di bidang manajerial, tenaga profesional dan staf lain secara signifikan mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk memproduksi, akses dan menerima komunikasi bisnis. Menurut Umar (2005), Aplikasi OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik seperti modem, fax, word processing, e-mail, dan desktop publishing.information-system-and-control-audit-lecture-i-36-728

  1. Berpusat pada Konsultasi (Expert System)expert system

Menurut Fatta (2007), Expert System (ES) merupakan representasi pengetahuan yang menggambarkan cara seorang ahli dalam mendekati suatu masalah. ES lebih berpusat pada bagaimana menghodekan dan memanipulasi pengetahuan dari informasi. Adapun cara kerja ES sebagai berikut :

  • Pengguna berkomunikasi dengan sistem menggunakan dialog interaktif
  • ES menanyakan pertanyaan dan pengguna memberikan jawaban
  • Jawaban digunakan untuk menentukan aturan mana yang dipakai dan ES sistem menyediakan rekomendasi berdasarkan aturan yang telah disimpan.
  • Seorang knowledge engineer bertanggung jawab pada bagaimana melakukan akuisisi pengetahuan, sama seperti seorang analis tetapi dilatih untuk menggunakan teknik yang berbeda.

DAFTAR PUSTAKA

Brail, R.K & Klosterman, R.E. (2001). Planning support systems. Califonia : ESRI Press.

Fatta, H. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: Andi Offset.

Nagpal, D.P. (2000). Textbook on management information systems. New Delhi: S.Chand & Company Ltd.

Tunggal, A.W. (1993). Audit komputer suatu pengantar. Jakarta: Rineka Cipta.

Umar, H. (2005). Riset pemasaran & perilaku konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.