Tekonologi komputer membuat suatu progress yang sangat luar biasa sejak pertama kali komputer dibuat. Selain itu, dua perubahan signifikan di pasar komputer membuat lebih mudah dari sebelumnya secara komersial dengan arsitektur baru. Pertama, penghapusan pemrograman virtual bahasa assembly mengurangi kebutuhan untuk kode objek kompatibilitas. Kedua, kreasi dari beberapa vendor sistem operasi yang membuat arsitektur baru. Tidak kita sadari bahwa arsitektur komputer sebenarnya hampir sama dengan struktur kognitif manusia. Disini saya akan membahas keduanya, yaitu arsitektur komputer dan sruktur kognisi manusia. Check this out!

A. Arsitektur Komputer

Arsitektur komputer adalah suatu seni mengenai cara interkoneksi antara beberapa komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan secara fungsional, kinerja, dan juga target biaya. Arsitektur komputer merupakan suatu set instruksi  bersama dengan rincian utama pelaksanaan seperti struktur BUS, jenis penyimpanan, dll. Instruksi ditetapkan memiliki  banyak rincian dalam pelaksanaan ini,pelaksanaannya terpisah dari arsitektur, karena pelaksanaannya adalah mekanisme yang mengeksekusi atau menginterpretasi intruksi.

Salah satu jenis arsitektur yang sangat dikenal adalah arsitektur Von Neumann yang diciptakan oleh John Von Neumann. Arsitektur ini menggambarkan komputer dengan 4 komponen utama, yaitu Unit Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol, memori dan alat masukkan & hasil (I/O). Bagian tersebut dihubungkan dengan berkas kawat “bus”.

Terdapat dua bagian pokok arsitektur komputer, yaitu :

  1. Instructure Set Architecture, adalah spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin berinteraksi dengan komputer.
  2. Hardware System Archihtecture, adalah subsistem hardware dasar yaitu CPU, memori, serta sistem operasi.

Beberapa atribut yang dipakai untuk mengukur kualitas komputer adalah :

  1. Generalitas
  2. Applicability (daya terap)
  3. Efisiensi
  4. Kemudahan penggunaan
  5. Maleability (daya tempa)
  6. Expandibility (daya kembang)

B. Struktur Kognisi Manusia

Struktur kognisi manusia bagian dari manusia yang berhubungan dengan aktivitas mental secara sadar seperti berpikir, mengingat, belajar dan menggunakan bahasa. Struktur kognitif ditandai dalam hal logis yang universal yang muncul dalam urutan perkembangan.

Masing-masing domain kognitif tidak dapat berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan fungsinya, tetapi sebagai satu kesatuan, yang disebut sistem limbik. Sistem limbik terdiri dari Amygdala, Hipokampus, Girus parahipokampus, Girus cinguli, Forniks, Hipothalamus, Thalamus, Mammillary bodies, Girus dentatus, Korteks enthorinal.

      Peran sentral sistem limbik meliputi memori, pembelajaran, motivasi, emosi, fungsi neuroendokrin dan aktivitas otonom. Struktur otak berikut ini merupakan bagian dari sistem limbic.

  • Amygdala, terlibat dalam pengaturan emosi, dimana pada hemisfer kanan predominan untuk belajar emosi dalam keadaan tidak sadar, dan pada hemisfer kiri predominan untuk belajar emosi pada saat sadar.
  • Hipokampus, terlibat dalam pembentukan memori jangka panjang, pemeliharaan fungsi kognitif yaitu proses pembelajaran.
  • Girus parahipokampus, berperan dalam pembentukan memori spasial.
  • Girus cinguli, mengatur fungsi otonom seperti denyut jantung, tekanan darah dan kognitif yaitu atensi.
  • Forniks, membawa sinyal dari hipokampus ke mammillary bodies dan septal nuclei. Adapun forniks berperan dalam memori dan pembelajaran.
  • Hipothalamus, berfungsi mengatur sistem saraf otonom melalui produksi dan pelepasan hormon, tekanan darah, denyut jantung, lapar, haus, libido dan siklus tidur / bangun, perubahan memori baru menjadi memori jangka panjang.
  • Thalamus ialah kumpulan badan sel saraf di dalam diensefalon membentuk dinding lateral ventrikel tiga. Fungsi thalamus sebagai pusat hantaran rangsang indra dari perifer ke korteks serebri. Dengan kata lain, thalamus merupakan pusat pengaturan fungsi kognitif di otak / sebagai stasiun relay ke korteks serebri.
  • Mammillary bodies, berperan dalam pembentukan memori dan pembelajaran.
  • Girus dentatus, berperan dalam memori baru.
  • Korteks enthorinal, penting dalam memori dan merupakan komponen asosiasi

Piaget menjelaskan fungsi kognitif dalam hal interaksi individu dengan lingkungannya. Fungsi kognitif terjadi melalui dua proses invarian yaitu organisasi dan adaptasi.

  1. Organisasi adalah struktur kognitif simana seseorang memungkinkan untuk melakukan tindakan yang lebih kompleks.
  2. Adaptasi adalah proses dimana seseorang dapat mengadaptasikan struktur kognitif mereka dengan lingkungan

C. Hubungan Arsitektur Komputer dengan Struktur Kognisi Manusia

Arsitektur komputer dan Struktur kognisi manusia memiliki kesamaan, yaitu tidak dapat berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan fungsinya, tetapi sebagai satu kesatuan. Dalam hal ini erat kaitannya dengan struktur masing-masing. Dalam membuat atau menciptakan suatu arsitektur komputer yang baik tentunya dibutuhkan ide-ide yang berasal dari pemikiran orang yang struktur kognisinya baik pula. Untuk mendapatkan struktur kognisi yang baik juga dapat dipengaruhi oleh adaptasi yang dilakukan oleh manusia dari proses-proses yang ada dalam lingkungannya, seperti berkumpul dengan orang-orang yang sedang membuat arsitektur komputer,orang tersebut memperhatikan lalu dia mencobanya, terus mencoba sampai akhirnya mahir dalam membuat arsitektur komputer.

D. Kelebihan dan Kekurangan

a) Kelebihan

  • Kelebihan arsitektur komputer (dari sudut pandang struktur kognisi manusia) adalah dapat mengembangkan kognitif seseorang dalam hal menerima informasi, memproses dan mengingatnya, juga meningkatkan fungsi kognitif di bidang lain yaitu bahasa, kemampuan visuospasial yang merupakan kemampuan konstruksional seperti menggambar atau meniru berbagai macam gambar, dan fungsi eksekutif suatu proses kompleks seseorang dalam memecahkan masalah.
  • Kelebihan struktur kognisi manusia (dari sudut pandang arsitektur komputer) adalah kognitif tidak dapat berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan fungsinya, tetapi sebagai satu kesatuan seperti halnya suatu sistem di komputer yang tidak dapat bekerja jika sistem yang lainnya tidak ada atau tidak berfungsi.

b) Kekurangan

  • Kekurangan arsitektur komputer (dari sudut pandang struktur kognisi manusia) adalah jika data sudah hilang dan tidak memiliki back-up, data tidak dapat kita miliki kembali.
  • Kekurangan struktur kognisi manusia (dari sudut pandang arsitektur komputer) adalah memerlukan waktu yang lama dalam memunculkan kembali informasi yang sudah disimpan.

DAFTAR PUSTAKA

Flynn, M.J. (1995). Computer architecture pipelined and parallel processor design. Amerika Serikat: Jones and Barlett Publishers International.

Mastur.(2011). Piaget dan teori belajar kognitif. http://sonsaka.blog.ugm.ac.id/2011/10/25piaget-dan -teori-belajar-kognitif/ diakses tanggal 5 Oktober 2015.

Perrig, W.J. (2000). Control of human behavior, mental processes, and consciousness. Amerika Serikat : Lawrence Erlbaum Associates.

Sora.(2014). Pengertian arsitektur komputer secara lebih jelas. www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-arsitektur-komputer-secara-lebih-jelas.html diakses tanggal 5 Oktober 2015.

Waxman, S.R., Medin, D.L., & Ross, N. (2007).  Folkbiological reasoning from a cross cultural developmental perspective : early essentials notions are shaped by cultural beliefs. Development psychology .