Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat dewasa ini sangat berpengaruh pada perkembangan informasi. Dengan adanya computer, data dapat diolah kedalam berbagai bentuk informasi sesuai dengan keperluan masing-masing unit kerja contohnya di bidang Psikologi. Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang Informasi dan Sistem Informasi Psikologi.

A. Informasi

Menurut Amsyah (2005), informasi adalah data yang sudah diolah, dibentuk atau dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu. Sedangkan menurut Nuraida (2008) informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu kesimpulan yang mempunyai makna lebih jika dibandingkan dengan data semula. Dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu kesimpulan sesuai dengan keperluan tertentu.

Nuraida (2008) mengemukakan bahwa berdasarkan sumbernya, informasi dapat dibedakan dalam dua kategori, yaitu :

  1. Internal, yaitu informasi yang berasal dari dalam organisasi. Misalnya, data karyawan.
  2. Eksternal, yaitu informasi yang berasal dari luar organisasi. Misalnya, perilaku konsumen.

Menurut Kusrini dan Koniyo (2007), Informasi yang berkualitas memiliki 3 kriteria, yaitu :

  • Akurat

Informasi harus bebas dari kesalahan, tidak bias ataupun menyesatkan. Akurat juga berarti bahwa informasi itu harus dapat dengan jelas mencerminkan maksudnya.

  • Tepat pada waktunya

Informasi yang dtang pada penerima tidak boleh terlambat. Di dalam pengambilan keputusan, informasi yang sudah using tidak lagi bernilai. Bila informasi datang terlambat sehingga pengambilan keputusan terlambat dilakukan.

  • Relevan

Informasi yang disampaikan harus mempunyai keterkaitan dengan masalah yang akan dibahas dengan informasi tersebut. Informasi harus bermanfaat bagi pemakainya.

Menurut Komarudin (dalam Nuraida, 2008) , mengemukakan bahwa informasi sebagai hasil dari pengolahan data mempunyai tujuan :

  1. Informasi deskriptif
  2. Informasi penjelasan
  3. Informasi prediktif
  4. Informasi evaluatif
  5. Informasi inovatif

Menurut Stair (dalam Fatta, 2007), komponen-komponen informasi adalah :

  1. Perangkat keras, yaitu perangkat untuk melengkapi kegiatan memasukkan data, memproses data dan keluaran data
  2. Perangkat lunak, yaitu program dan instruksi yang diberikan ke computer
  3. Database, yaitu kumpulan data dan informasi yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga mudah diakses
  4. Telekomunikasi, yaitu komunikasi yang menghubungkan antara pengguna sistem dan sistem computer ke dalam suatu jaringan kerja
  5. Manusia, yaitu personel dari sistem informasi.

Menurut Nuraida (2008) Informasi memiliki beberapa macam fungsi, diantaranya:

  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Pelaksanaan
  4. Pengendalian

B. Sistem Informasi Psikologi

Menurut Laitch dan Bavis (dalam Kusrini & Koniyo, 2007), sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Sedangkan Psikologi menurut Branca (dalam Basuki, 2008) adalah ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia. Woodworth dan Marquis (dalam Basuki, 2008) mengatakan bahwa psikologi mempelajari aktivitas baik motorik, kognitif maupun emosional. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Psikologi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang dapat digunakan untuk mengumpulkan dan mengolah data mengenai perilaku manusia baik motorik, kognitif maupun emosional. Contohnya tes psikologi yang dilakukan menggunakan komputer.

Komponen Sistem Informasi menurut Kusrini & Koniyo (2007) meliputi :

  1. Perangkat keras
  2. Perangkat lunak
  3. Prosedur
  4. Basis data
  5. Jaringan komputer
  6. Manusia

Komponen Sistem Informasi Psikologi :

  1. Orang-orang yang mengoperasikan sistem tersebut
  2. Prosedur-prosedur
  3. Data tentang seseorang yang akan di tes (kepribadian atau intelegensi)
  4. Software yang dipakai untuk memproses data
  5. Infrastruktur teknologi informasi

Sistem Informasi Psikologi berfungsi untuk mengubah data menjadi informasi yang berguna bagi orang yang menjalani tes psikologi tersebut dan pendukung aktivitas organisasi dalam perekrutan pegawai baru.

DAFTAR PUSTAKA

Amsyah, Z.(2005). Manajemen sistem informasi. Jakarta: Gramedia pustaka utama.

Basuki, H. (2008). Psikologi umum. Jakarta : Universitas Gunadarma.

Fatta, H. (2007). Analisis perancangan sistem informasi untuk keunggulan perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta : Andi offset.

Kusrini & Koniyo, A. (2007). Tuntunan praktis membangun sistem informasi sistem akuntansi dengan visual basic dan Microsoft SQL server. Yogyakarta: Andi Offset.

Nuraida I. (2008). Manajemen administrasi perkantoran. Yogyakarta: Kanisius.