Misteri lubang hitam atau black hole di jagad raya hampir mirip dengan konsep rentetan kejadian-kejadian aneh juga misterius yang terjadi di kawasan Segitiga Bermuda . Tapi berbeda dengan kasus-kasus di Segitiga Bermuda yang rata-rata menelan kapal laut maupun pesawat terbang. Lubang hitam ini merupakan lubang gravitasi yang ukurannya dapat lebih luas daripada matahari dan dapat menarik dan menenggelamkan apa saja yang berada didekatnya, termasuk planet-planet.

Misteri fenomena lubang hitam ini hanya mampu dikaji dari jauh, karena kemampuan sains dan teknologi manusia masih belum mampu membawa mereka menghampiri lubang itu.

Beberapa ahli astronomi sudah berhasil mengamati bagaimana proses lubang hitam menyedot gas yang berterbangan di sekitarnya. Gas yang disedot itu menjadi panassehingga memancarkan radiasi seperti gelombang radio dan gelombang sinar-X.

Terdapat banyak lubang hitam di seluruh semesta ini. bahkan ada juga teori yang mengatakan di galaksi Bima Sakti ternyata terdapat sebuah lubang hitam! Saat ini, ahli astronomi menjelaskan bahwa lubang hitam itu untuk saat ini tidak membahayakan dan tidak akan menarik planet-planet termasuk bumi, karena sifat lubang hitam di Galaksi Bima Sakti dikatakan sedang dalam keadaan tenang dibandingkan dalam galaksi yang lain.

Misteri lubang hitam akan terus menarik minat para ahli astronomi untuk terus meneliti-nya sehingga mendapatkan suatu jawaban yang memuaskan. Selama manusia belum mampu menjelajah jauh ke luar angkasa, maka jawaban itu gagal diperoleh dan berbagai teori tanpa bukti akan terus dikemukakan untuk memecahkan misteri alam semesta ini.