One Step Ahead !

#SIP – DESAIN APLIKASI

1352324

#SIP -ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) & EXPERT SYSTEM (ES)

A. Kaitan AI dan ES

ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) menurut Minsky (dalam Kusrini, 2006) adalah suatu ilmu yang mempelajari cara membuat komputer melakukan seuatu seperti yang diakukan oleh manusia. Ada tiga tujuan AI, yaitu membuat komputer lebih cedas, mengerti tentang kecerdasan dan membuat mesin lebih berguna. EXPERT SYSTEM (ES) menurut Martin dan Oxman (dalam Kusrini, 2006) adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tersebut.

EXPERT SYSTEM (ES) dikembangkan pada tahun 1960-an oleh Artificial Intelligence Corporation. Periode penelitian AI ini didominasi oleh suatu keyakinan bahwa nalar yang digabung oleh komputer canggih akan menghasilkan prestasi pakar atau manusia super.

Dari beberapa penjelasan diatas dapat kita ketahui bahwa sesungguhnya AI dan ES itu saling berkaitan. Expert System merupakan bagian dari Artificial Intelligence. Jika diibaratkan, Expert system adalah suatu produk dari Artificiall Intelligence. Expert system juga didukung oleh orang-orang yang ahli (expert) yaitu seorang individu yang memiliki kemampuan pemahaman yang superior atas suatu masalah.

 

B. Eliza, Parry dan NetTalk

  1. Eliza

Eliza adalah salah satu Sistem Pakar yang paling awal dikembangkan. Ini adalah program komputer terapis yang dibuat oleh Joseph Weizenbaum di MIT. Pengguna berkomunikasi dengannya sebagaimana sedang berkonsultasi dengan seorang terapis. Berikut ini adalah contoh percakapan antara Eliza dengan seorang klien:

Eliza: Hello. I am ELIZA. How can I help you?

Klien: My name is Balza.

Eliza: I have told you before, I do not care about names.

Klien: I don’t have any money. That’s my problem.

Eliza: Why do you say your problem?

Klien: Because you asked me.

Eliza: Do any other reasons not come to mind?

Klien: No.

Eliza: You are being a bit negative.

Klien: Why?

Eliza: Please go on.

Klien: OK. I am bankrupt.

Eliza: How long have you been bankrupt?

Klien: A year.

Eliza: Please go on.

Klien: So, what should I do?

Eliza: Does that question interest you?

Klien: Yes, how can I make big money?

Eliza: You are sure?

Klien: Of course I’m sure.

  1. Parry

Parry adalah Sistem Pakar yang juga paling awal dikembangkan di Stanford University oleh seorang psikiater, Kenneth Colby, yang mensimulasikan seorang paranoid. Berikut ini contoh respon Parry terhadap pertanyaan seorang psikiater yang menginterviewnya.

Psikiater: Why are you in the hospital?

Parry: I shouldn’t be here.

Psikiater: Who brought you here?

Parry: The police.

Psikiater: What trouble did you have with the police?

Parry: Cops don’t do their job.

Psikiater: What do they do instead?

Parry: Cops arrest the wrong people.

Psikiater: They arrest the right ones sometimes

Parry: The law should get those Italian crooks.

Psikiater: Are you Italian?

Parry: My background is British but I was born in this country.

Psikiater: Do you know any Italian crooks?

Parry: I try to avoid the underworld.

 

  1. NetTalk

Connectionism adalah gerakan dalam ilmu kognitif yang berharap untuk menjelaskan kemampuan intelektual manusia menggunakan jaringan syaraf tiruan (juga dikenal sebagai jaringan syaraf atau jaring syaraf). Jaringan syaraf disederhanakan model otak terdiri dari sejumlah besar unit (young analog neuron) bersama-sama dengan bobot yang mengukur kekuatan hubungan antara unit. Model ini berat efek dari sinaps yang menghubungkan satu neuron yang lain. Percobaan pada model semacam ini telah menunjukkan kemampuan untuk mempelajari keterampilan seperti pengenalan wajah, membaca, dan deteksi struktur gramatikal sederhana. Connectionists telah membuat kemajuan yang signifikan dalam menunjukkan kekuatan jaringan saraf untuk menguasai tugas-tugas kognitif. Berikut adalah tiga percobaan terkenal yang telah mendorong connectionists untuk percaya bahwa JST model yang baik dari kecerdasan manusia. Salah satu yang paling menarik dari upaya tersebut adalah kerja 1987 Sejnowski dan Rosenberg di jaring yang dapat membaca teks bahasa Inggris disebut NETtalk. Pelatihan ditetapkan untuk NETtalk adalah basis data yang besar terdiri dari teks bahasa Inggris ditambah dengan output yang sesuai fonetik-nya, yang ditulis dalam kode yang cocok untuk digunakan dengan synthesizer pidato. Tape kinerja NETtalk di berbagai tahap pelatihan mendengarkan sangat menarik. Pada awalnya output random noise. Kemudian, bersih suara seperti itu mengoceh, dan kemudian masih seolah-olah itu adalah berbahasa Inggris double-talk (pidato yang dibentuk dari suara yang menyerupai kata dalam bahasa Inggris). Pada akhir pelatihan, NETtalk melakukan pekerjaan yang cukup baik mengucapkan teks diberikan. Selain itu, kemampuan ini generalizes cukup baik untuk teks yang tidak disajikan pada training set.

 

SUMBER :

Achmad, B. (2006). Diktat mata kuliah kecerdasan buatan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Kusrini, S. (2006). Sistem pakar teori dan aplikasinya.Yogyakarta: Andi Offset

 

 

#SIP – KECERDASAN BUATAN

  1. ArtificialIntelligence1_1438602857SEJARAH ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)

Menurut McLeod dan Schell (2007), bibit AI pertama kali disebar hanya 2 tahun setelah General Electric menerapkan komputer yang pertama kali digunakan untuk penggunaan bisnis. Tahun itu adalah tahun 1956, dan istilah kecerdasan buatan pertama kali dibuat oleh John McCarthy sebagai tema suatu konferensi yang dilaksanakan Dartmouth College. Pada tahun yang sama, program komputer AI pertama yang disebut Logic Theorist, diumumkan. Kemampuan Logic Theorist yang terbatas untuk berpikir (membuktikan teorema-teorema kalkulus) mendorong para ilmuwan untuk merancang program lain yang disebut General Problem Solver (GPS) yang ditujukan untuk digunakan dalam memecahkan segala macam masalah. Proyek ini ternyata membuat para ilmuwan yang pertama kali menyusun program ini kewalahan, dan riset AI dikalahkan oleh aplikasi-aplikasi komputer yang tidak terlalu ambisius seperti SIM dan DSS. Namun seiring waktu, riset yang terus menerus akhirnya membuahkan hasil dan AI telah menjadi wilayah aplikasi komputer yang solid. Sedangkan menurut Achmad (2006), di awal abad 20, seorang penemu Spanyol, Torres y Quevedo, membuat sebuah mesin yang dapat men’skak-mat’ raja lawannya dengan sebuah ratu dan raja. Perkembangan secara sistematis kemudian dimulai segera setelah diketemukannya komputer digital. Artikel ilmiah pertama tentang Kecerdasan Buatan ditulis oleh Alan Turing pada tahun 1950, dan kelompok riset pertama dibentuk tahun 1954 di Carnegie Mellon University oleh Allen Newell and Herbert Simon. Namun bidang Kecerdasan Buatan baru dianggap sebagai bidang tersendiri di konferensi Dartmouth tahun 1956, di mana 10 peneliti muda memimpikan mempergunakan komputer untuk memodelkan bagaimana cara berfikir manusia. Hipotesis mereka adalah: “Mekanisme berfikir manusia dapat secara tepat dimodelkan dan disimulasikan pada komputer digital”, dan ini yang menjadi landasan dasar Kecerdasan Buatan.

2. HUBUNGAN AI DENGAN KOGNISI MANUSIA

Artificial Intelligence merupakan hasil dari kognisi manusia yang baik. Dapat memahami bagaimana kita menyimpan dan memanggil kembali suatu informasi yang nantinya akan membantu kita dalam membuat database yang lebih baik. Jika kita dapat menjelaskan bagaimana manusia berfikir maka kita dapat membuat komputer pintar yang dapat bekerja untuk kita.

 

SUMBER :

Achmad, B. (2006). Diktat mata kuliah kecerdasan buatan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

McLeod, R dan Schell, G.P. (2007). Sistem informasi manajemen. Jakarta: Salemba.

 

 

 

 

#SIP – Lingkup Data CBIS

A. Hirarki data

Menurut Kadir (2003), secara tradisional data diorganisasikan ke dalam suatu hirarki yang terdiri atas elemen data, rekaman (record) dan berkas (file).

  1. Elemen data

Elemen data adalah satuan data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. Pada data kepegawaian, elemen data dapat berupa nama pegawai, alamat, kota tempat tinggal, dan atribut lain yang menyangkut seorang pegawai.

  1. Rekaman (record)

Rekaman adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama alamat, kota dan tanggal lahir seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekaman. Menurut Sismoro dan Iskandar (2004), record adalah struktur data yang tersusun atas elemen-elemen yang jumlahnya tertentu dan tipe data elemennya dapat berbeda-beda.

  1. Berkas (file)

Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang berkaitan dengan suatu subjek.

B. Pemrosesan : batch, online, real time

Menurut Rama dan Jones (2008), batch, online, real time adalah sebagai berikut :

  1. Batch, yaitu sekelompok dokumen kejadian atau record yang menunggu pencatatan, pembaruan atau pemrosesan lainnya.
  2. Online, yaitu alat yang aktif dan terhubung dengan komputer. Biasanya monitor, keyboard dan hard disk dipasang online ketika komputer menyala.
  3. Real time, yaitu suatu sistem dimana kejadian dicatat segera setelah terjadi, dan field ringkasan di tabel induk terkait segera diperbaharui.

Menurut Suyanto (2005) batch, online, real time adalah :

  1. Batch,yaitu suatu pengolahan data dimana data dikumpulkan dalam kelompok-kelompok yang agak besar sebelum dimasukkan sebagai input dalam komputeruntuk periode tertentu kemudian baru dilakukan pengolahan data yang klasik.
  2. Online, adalah pengolahan data yang dilaksanakan oleh peralatan yang secara langsung dikontrol oleh CPU. Pada pengolahan ini dalam banyak hal masih diperlukan peralatan tambahan untuk data yang dikirim dan diolah, yaitu Magnetic Tape Unit dan Disc Storage Device dan lainnya.
  3. Real time, adalah pengolahan data yang berjalan secara parallel dengan proses fisik sehingga hasil dari pengolahan data itu muncul secara berurutan.

C. Penyimpanan (Direct Access Storage Device dan Sequantial Access Storage Device)

Menurut Gaol (2008), Penyimpanan akses langsung (Direct Access Storage Device) adalah suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan catatan-catatan ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. Direct Access Storage Device memiliki mekanisme membaca dan menulis yang dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam media penyimpanan. Menurut Ukar (2006), dalam pengambilan data tertentu tidak perlu dicari dari awal, tetapi bisa langsung ke data yang dituju. Oleh karena itu, prosesnya lebih cepat.

Menurut Anonim (2015), Sequantial Access Storage Device adalah metode mengambil data dari perangkat penyimpanan. Dengan akses sekuensial, perangkat harus bergerak melalui semua informasi sampai ke lokasi di mana ia mencoba untuk membaca atau menulis. Metode ini sering dikontraskan dengan akses random, di mana perangkat mungkin bergerak langsung ke lokasi tertentu di memori. Berdasarkan penjelasan Sulianta (2008),Sequantial Access Storage Device prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal.

D. Cara Kerja Software Pengolah Database

  1. SQL

Menurut Nugroho (2010), berkaitan dengan modus otentikasi, kemungkinan informasi yang paling krusial dalam keseluruhan proses instalasi dan juga keputusan yang paling penting yang harus dilakukan adalah menentukan modus otentikasi yang akan diterapkan. Salah satu contoh modus otentikasi adalah Windows authentication mode.

Sebagai gambaran untuk penggunaak Windows authentication selanjutnya akan dibahas bagaimana caranya membuat akun pengguna khusus untuk penggunaan SQL server.

  • Pastikan masuk ke komputer sebagai administrator
  • Pilih menu Start → Control Panel, kemudian pilih User Accounts
  • Pilih Create New Account dan masukkan nama untuk akun yang baru
  • Klik tombol Next
  • Patikan tipe akun Computer Administrator, yang mana hal ini berarti akun yyang baru memiliki hak sebagai administrator
  • Klik tombol Create Account
  • Ulangi langkah-langkah di atas dengan nama tertentu, tetapi pastikan bahwa tipe akunnya Limited
  • Log off dari komputer , kemudian log in sebagai SQL Server
  • Pilih menu Start → All Programs → Ms SQL Server 2008 → SQL Server Management Studio
  • Cobalah lakukan koneksi atas nama SQL Server
  • Logg off dari komputer dan kemudian login sebagai SQL Server Admin
  • Pilih menu Start → All Programs → Ms SQL Server 2008 → SQL Server Management Studio
  • Cobalah lakukan koneksi atas nama SQL Server Admin. Apa yang terjadi? Diterima! Mengapa? Karena SQL Server Admin memiliki hak akses administrator.
  1. ORACLE

Menurut Budiharto dan Rahardi (2005) , pengaturan suatu sistem database Oracle yang besar dan server yang banyak diakses merupakan tanggung jawab dari seseorang atau suatu kelompok, yaitu administrator database atau disebut juga DBA. Adapun tugas-tugasnya adalah sebagai berikut :

  • Pendaftaran dan maintenance user
  • Menerapkan dan meningkatkan mutu atau kualitas perkakas aplikasi dan server Oracle yang ada
  • Menciptakan bentuk struktur tempat penyimpanan database utama dan objek utama
  • Pengalokasian sistem penyimpanan dan perencanaan untuk penyimpanan kebutuhan di masa yang akan datang pada sistem database
  • Memodifikasi struktur database
  • Mengendalikan dan monitoring pemakai dalam mengakses database
  • Membackup dan merecover database
  • Memelihara dan merawat keamanan sistem
  • Monitoring dan optimisasi kinerja database
  1. Microsoft Access 2007

Menurut Yoevestian (2007), Microsoft Access merupakan salah satu produk database engine dari Microsoft yang sudah sangat dikenal. Microsoft Access merupakan sebuah database engine yang walaupun sederhana namun dapat diandalkan dan sangat mudah digunakan.

Berikut ini adalah cara membuat database baru pada Microsoft Access 2007, yaitu :

  • Klik pada office button kemudian pilih menu Newaccess
  • Selanjutnya akan tampil sebuah form isian di sebelah kanan antarmuka untuk mengisikan nama databaseaccess2
  • Kemudian klik OK.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. (2015). Sequential access. http://www.computerhope.com/jargon/s/sequacce.htm diakses tanggal 5 November 2015.

Budiharto, W & Rahardi,S. (2005). Aplikasi database oracle 10g dengan VB6/VB.NET. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Gaol, C. J. L. (2008). Sistem informasi manajemen pemahaman dan aplikasi. Jakarta : PT Grasindo.

Kadir, A. (1993). Konsep & tuntunan praktis basis data. Yogyakarta: Andi Offset.

Nugroho, A. (2010). Mengembangkan aplikasi basis data menggunakan C# dan SQL server. Yogyakarta: Andi Offset.

Rama, D.V & Jones, F,I. (2008). Sistem informasi akuntansi: Buku 2. Jakarta: Salemba.

Sismoro, H & Iskandar, K. (2004). Struktur data dan pemrograman dengan pascal. Yogyakarta: Andi Offset.

Sulianta, F. (2008). Komputer forensik. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Suyanto, M. (2005). Pengantar teknologi informasi untuk bisnis. Yogyakarta: Andi Offset.

Ukar, K. (2006). Student guide series pengenalan komputer. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Yoevestian,W. (2007). Mudah menguasai Microsoft Access 2007. Jakarta: Elex Media Komputindo.

#SIP – Evolusi CBIS

Evolusi CBIS

  1. Berpusat pada data (EDP)

Menurut Tunggal (1993), Electronic Data Processing (EDP) adalah pengumpulan, manipulasi dan distribusi fakta berdasarkan alat elektronik, yaitu dengan komputer. Berdasarkan Brail dan Klosterman (2001), pada tahun 1960 awal industri komputer sangat memperhatikan penanganan data. Sistem informasi berbasis komputer yang ditujukan hampir secara eksklusif untuk pengolahan data elektronik, otomatisasi prosedur manual yang ada dan komputerisasi sejumlah data rutin yang sebelumnya disimpan di atas kertas. Tujuan itu meningkatkan operasi rutin dengan memfasilitasi proses transaksi yang efisien, mengintegrasikan data untuk fungsi-fungsi terkait dan menghasilkan ringkasan laporan yang berguna untuk meningkatkan penggunaan sehari-hari.

  1. Berpusat pada Informasi (SIM)

Menurut Umar (2005) konsep SIM (Sistem Informasi Manajemen) menghendaki bahwa aplikasi komputer mampunyai tujuan utama untuk menyajikan informasi manajemen. SIM merupakan suatu sumber daya organisasi yang menyediakan informasi pemecahan masalah bagi kelompok manajer secara umum yang mewakili suatu unit organisasi seperti suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional. Fatta (2007) menjelaskan bahwa SIM adalah sebuah sistem informasi pada level manajemen yang berfungsi untuk membantu perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan dengan menyediakan resume rutin dan laporan-laporan tertentu. SIM mengambil data mentah dari Transaction Processing System (TPS) dan mengubahnya menjadi kumpulan data yang lebih berarti yang dibutuhkan manajer untuk menjalankan tanggung jawabnya.

  1. Berpusat pada Komunikasi (Otomatisasi Kantor)

Nagpal (2000) menjelaskan bahwa Otomatisasi Kantor atau Office Automation (OA) adalah komputer berbasis sistem informasi yang mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mengirimkan pesan elektronik, dokumen, dan bentuk lain dari komunikasi antar individu, kelompok kerja, dan organisasi. Sistem tersebut dapat meningkatkan produktivitas pengguna di bidang manajerial, tenaga profesional dan staf lain secara signifikan mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk memproduksi, akses dan menerima komunikasi bisnis. Menurut Umar (2005), Aplikasi OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik seperti modem, fax, word processing, e-mail, dan desktop publishing.information-system-and-control-audit-lecture-i-36-728

  1. Berpusat pada Konsultasi (Expert System)expert system

Menurut Fatta (2007), Expert System (ES) merupakan representasi pengetahuan yang menggambarkan cara seorang ahli dalam mendekati suatu masalah. ES lebih berpusat pada bagaimana menghodekan dan memanipulasi pengetahuan dari informasi. Adapun cara kerja ES sebagai berikut :

  • Pengguna berkomunikasi dengan sistem menggunakan dialog interaktif
  • ES menanyakan pertanyaan dan pengguna memberikan jawaban
  • Jawaban digunakan untuk menentukan aturan mana yang dipakai dan ES sistem menyediakan rekomendasi berdasarkan aturan yang telah disimpan.
  • Seorang knowledge engineer bertanggung jawab pada bagaimana melakukan akuisisi pengetahuan, sama seperti seorang analis tetapi dilatih untuk menggunakan teknik yang berbeda.

DAFTAR PUSTAKA

Brail, R.K & Klosterman, R.E. (2001). Planning support systems. Califonia : ESRI Press.

Fatta, H. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: Andi Offset.

Nagpal, D.P. (2000). Textbook on management information systems. New Delhi: S.Chand & Company Ltd.

Tunggal, A.W. (1993). Audit komputer suatu pengantar. Jakarta: Rineka Cipta.

Umar, H. (2005). Riset pemasaran & perilaku konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

#SIP – Computer Based Information System (CBIS)

  1. Definisi

Menurut Laudon dan Laudon (2008), Computer Based Information System (CBIS) adalah sistem informasi untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang mengandalkan peranti keras dan lunak komputer.

Fatta (2007) mengatakan bahwa Computer Based Information Sistem (CBIS) sebenarnya mengacu pada sistem iformasi yang dikembangkan berbasis teknologi komputer yaitu hardware, software, people, procedures dan information.

Menurut Wahyono (2003), Computer Based Information System atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem informasi berbasis komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan unuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.

Dari beberapa penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa Computer Based Information Sistem (CBIS) adalah sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dengan menggunakan perangkat komputer.

  1. Komponen

Menurut Stair (dalam Fatta, 2007), komponen-komponen Computer Based Information Sistem (CBIS) adalah :

  • Perangkat keras, yaitu perangkat untuk melengkapi kegiatan memasukkan data, memproses data dan keluaran data
  • Perangkat lunak, yaitu program dan instruksi yang diberikan ke computer
  • Database, yaitu kumpulan data dan informasi yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga mudah diakses
  • Telekomunikasi, yaitu komunikasi yang menghubungkan antara pengguna sistem dan sistem computer ke dalam suatu jaringan kerja
  • Manusia, yaitu personel dari sistem informasi.

principles-of-information-system-24-638

Komponen Computer Based Information Sistem (CBIS) menurut Kusrini & Koniyo (2007) meliputi :

  • Perangkat keras
  • Perangkat lunak
  • Prosedur
  • Basis data
  • Jaringan komputer
  • Manusia
  1. Fungsi

Menurut Cotterman dan Kumar dalam (Mentzas, 1994), Computer Based Information Sistem (CBIS) berfungsi untuk :

  • Mendukung proses informasi, yaitu dalam penyediaan dukungan online untuk
    ekstraksi, penyaringan dan pelacakan data yang penting untuk organisasi.
  • Mendukung proses pengambilan keputusan, yaitu penggunaan informasi dalam rangka memberikan dukungan untuk mencapai keputusan semiterstruktur, atau masalah yang tidak
  • Mendukung proses komunikasi, yaitu dalam penyediaan dukungan untuk berbagi dan bertukar informasi antara beberapa
  1. Manfaat

Menurut Wahyono (2003), manfaat Computer Based Information Sistem (CBIS) adalah :

  1. Penghematan waktu (time saving)
  2. Penghematan biaya (cost saving)
  3. Peningkatan efektivitas (effectiveness)
  4. Pengembangan teknologi (technology development)
  5. Pengembangan personel akuntansi (accounting staff development)

DAFTAR PUSTAKA

Fatta, H. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: Andi Offset.

Laudon, K.C & Laudon, J.P. (2008). Sistem informasi manajemen mengelola perusahaan digital. Jakarta: Salemba.

Kusrini & Koniyo, A. (2007). Tuntunan praktis membangun sistem informasi sistem akuntansi dengan visual basic dan Microsoft SQL server. Yogyakarta: Andi Offset.

Mentzas, G. (1994). A functional taxonomy of computer based information system. International Journal of Information Management. Vol 14, No. 6.

Wahyono, T. (2003). Computer based information system (CBIS). http://fe.unpas.ac.id/fe_app/uploaduser/artikel/teguh-cbis01.pdf diakses tanggal 5 November 2015).

#SIP-ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA

Tekonologi komputer membuat suatu progress yang sangat luar biasa sejak pertama kali komputer dibuat. Selain itu, dua perubahan signifikan di pasar komputer membuat lebih mudah dari sebelumnya secara komersial dengan arsitektur baru. Pertama, penghapusan pemrograman virtual bahasa assembly mengurangi kebutuhan untuk kode objek kompatibilitas. Kedua, kreasi dari beberapa vendor sistem operasi yang membuat arsitektur baru. Tidak kita sadari bahwa arsitektur komputer sebenarnya hampir sama dengan struktur kognitif manusia. Disini saya akan membahas keduanya, yaitu arsitektur komputer dan sruktur kognisi manusia. Check this out!

A. Arsitektur Komputer

Arsitektur komputer adalah suatu seni mengenai cara interkoneksi antara beberapa komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan secara fungsional, kinerja, dan juga target biaya. Arsitektur komputer merupakan suatu set instruksi  bersama dengan rincian utama pelaksanaan seperti struktur BUS, jenis penyimpanan, dll. Instruksi ditetapkan memiliki  banyak rincian dalam pelaksanaan ini,pelaksanaannya terpisah dari arsitektur, karena pelaksanaannya adalah mekanisme yang mengeksekusi atau menginterpretasi intruksi.

Salah satu jenis arsitektur yang sangat dikenal adalah arsitektur Von Neumann yang diciptakan oleh John Von Neumann. Arsitektur ini menggambarkan komputer dengan 4 komponen utama, yaitu Unit Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol, memori dan alat masukkan & hasil (I/O). Bagian tersebut dihubungkan dengan berkas kawat “bus”.

Terdapat dua bagian pokok arsitektur komputer, yaitu :

  1. Instructure Set Architecture, adalah spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin berinteraksi dengan komputer.
  2. Hardware System Archihtecture, adalah subsistem hardware dasar yaitu CPU, memori, serta sistem operasi.

Beberapa atribut yang dipakai untuk mengukur kualitas komputer adalah :

  1. Generalitas
  2. Applicability (daya terap)
  3. Efisiensi
  4. Kemudahan penggunaan
  5. Maleability (daya tempa)
  6. Expandibility (daya kembang)

B. Struktur Kognisi Manusia

Struktur kognisi manusia bagian dari manusia yang berhubungan dengan aktivitas mental secara sadar seperti berpikir, mengingat, belajar dan menggunakan bahasa. Struktur kognitif ditandai dalam hal logis yang universal yang muncul dalam urutan perkembangan.

Masing-masing domain kognitif tidak dapat berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan fungsinya, tetapi sebagai satu kesatuan, yang disebut sistem limbik. Sistem limbik terdiri dari Amygdala, Hipokampus, Girus parahipokampus, Girus cinguli, Forniks, Hipothalamus, Thalamus, Mammillary bodies, Girus dentatus, Korteks enthorinal.

      Peran sentral sistem limbik meliputi memori, pembelajaran, motivasi, emosi, fungsi neuroendokrin dan aktivitas otonom. Struktur otak berikut ini merupakan bagian dari sistem limbic.

  • Amygdala, terlibat dalam pengaturan emosi, dimana pada hemisfer kanan predominan untuk belajar emosi dalam keadaan tidak sadar, dan pada hemisfer kiri predominan untuk belajar emosi pada saat sadar.
  • Hipokampus, terlibat dalam pembentukan memori jangka panjang, pemeliharaan fungsi kognitif yaitu proses pembelajaran.
  • Girus parahipokampus, berperan dalam pembentukan memori spasial.
  • Girus cinguli, mengatur fungsi otonom seperti denyut jantung, tekanan darah dan kognitif yaitu atensi.
  • Forniks, membawa sinyal dari hipokampus ke mammillary bodies dan septal nuclei. Adapun forniks berperan dalam memori dan pembelajaran.
  • Hipothalamus, berfungsi mengatur sistem saraf otonom melalui produksi dan pelepasan hormon, tekanan darah, denyut jantung, lapar, haus, libido dan siklus tidur / bangun, perubahan memori baru menjadi memori jangka panjang.
  • Thalamus ialah kumpulan badan sel saraf di dalam diensefalon membentuk dinding lateral ventrikel tiga. Fungsi thalamus sebagai pusat hantaran rangsang indra dari perifer ke korteks serebri. Dengan kata lain, thalamus merupakan pusat pengaturan fungsi kognitif di otak / sebagai stasiun relay ke korteks serebri.
  • Mammillary bodies, berperan dalam pembentukan memori dan pembelajaran.
  • Girus dentatus, berperan dalam memori baru.
  • Korteks enthorinal, penting dalam memori dan merupakan komponen asosiasi

Piaget menjelaskan fungsi kognitif dalam hal interaksi individu dengan lingkungannya. Fungsi kognitif terjadi melalui dua proses invarian yaitu organisasi dan adaptasi.

  1. Organisasi adalah struktur kognitif simana seseorang memungkinkan untuk melakukan tindakan yang lebih kompleks.
  2. Adaptasi adalah proses dimana seseorang dapat mengadaptasikan struktur kognitif mereka dengan lingkungan

C. Hubungan Arsitektur Komputer dengan Struktur Kognisi Manusia

Arsitektur komputer dan Struktur kognisi manusia memiliki kesamaan, yaitu tidak dapat berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan fungsinya, tetapi sebagai satu kesatuan. Dalam hal ini erat kaitannya dengan struktur masing-masing. Dalam membuat atau menciptakan suatu arsitektur komputer yang baik tentunya dibutuhkan ide-ide yang berasal dari pemikiran orang yang struktur kognisinya baik pula. Untuk mendapatkan struktur kognisi yang baik juga dapat dipengaruhi oleh adaptasi yang dilakukan oleh manusia dari proses-proses yang ada dalam lingkungannya, seperti berkumpul dengan orang-orang yang sedang membuat arsitektur komputer,orang tersebut memperhatikan lalu dia mencobanya, terus mencoba sampai akhirnya mahir dalam membuat arsitektur komputer.

D. Kelebihan dan Kekurangan

a) Kelebihan

  • Kelebihan arsitektur komputer (dari sudut pandang struktur kognisi manusia) adalah dapat mengembangkan kognitif seseorang dalam hal menerima informasi, memproses dan mengingatnya, juga meningkatkan fungsi kognitif di bidang lain yaitu bahasa, kemampuan visuospasial yang merupakan kemampuan konstruksional seperti menggambar atau meniru berbagai macam gambar, dan fungsi eksekutif suatu proses kompleks seseorang dalam memecahkan masalah.
  • Kelebihan struktur kognisi manusia (dari sudut pandang arsitektur komputer) adalah kognitif tidak dapat berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan fungsinya, tetapi sebagai satu kesatuan seperti halnya suatu sistem di komputer yang tidak dapat bekerja jika sistem yang lainnya tidak ada atau tidak berfungsi.

b) Kekurangan

  • Kekurangan arsitektur komputer (dari sudut pandang struktur kognisi manusia) adalah jika data sudah hilang dan tidak memiliki back-up, data tidak dapat kita miliki kembali.
  • Kekurangan struktur kognisi manusia (dari sudut pandang arsitektur komputer) adalah memerlukan waktu yang lama dalam memunculkan kembali informasi yang sudah disimpan.

DAFTAR PUSTAKA

Flynn, M.J. (1995). Computer architecture pipelined and parallel processor design. Amerika Serikat: Jones and Barlett Publishers International.

Mastur.(2011). Piaget dan teori belajar kognitif. http://sonsaka.blog.ugm.ac.id/2011/10/25piaget-dan -teori-belajar-kognitif/ diakses tanggal 5 Oktober 2015.

Perrig, W.J. (2000). Control of human behavior, mental processes, and consciousness. Amerika Serikat : Lawrence Erlbaum Associates.

Sora.(2014). Pengertian arsitektur komputer secara lebih jelas. www.pengertianku.net/2014/12/pengertian-arsitektur-komputer-secara-lebih-jelas.html diakses tanggal 5 Oktober 2015.

Waxman, S.R., Medin, D.L., & Ross, N. (2007).  Folkbiological reasoning from a cross cultural developmental perspective : early essentials notions are shaped by cultural beliefs. Development psychology .